Perjalanan malam itu...
kumemaksamu tuk mengantar sampai depan pintumu...
entah kau tahu apa tidak tentang aku...
perjalananpun terjadi...kau jalan begitu cepat bagai dikejar srigala...
padahal aku ada bersamamu...seakan kau jalan sendiri...
tak mengapa aku terus berjalan...
malam yang gelap...akhir aku pulang menjajap paksa dirimu...
aku tak berani meneruskan pulang...
tak jauh dari rumahmu ku menghampiri masjid al hidayah..tuk tidur didalamnya...
tidurlah aku dengan sejuta gigitan nyamuk nan ganas..
begitu shubuh tiba aku dibangunkan oleh ta'mir masjid itu..
sholatlah aku bersama mereka...
setelah itu akupun pulang berjalan kaki menuju depan...
seketika itulah hilang sudah jejakmu...
sering kusengaja melewat kedepan rumahmu..
ketidak beranianku tuk mengetuk pintumu...
sering kutitip kartu nama ke anak disana untuk mu...entah sampai apa tidak...
sehingga walau kusengaja menyempatkan waktu untuk melihat kerumahmu aku tak berani tuk singgah...
waktu terus berjalan..detik....menit....jam...hari...pekan......bulan...tahun...
kucoba lewat fb...ada namamu kudapat...namun tak kunjung kau balas fb ku...
baru kmarin kau ada jawaban itupun memilukan ternyata kau berada jauh nan disana...dinegeri orang...
Reformasi - Revolusi : Pendidikan, Karakter, Nusantara,Pesantren, Sekolah, Kampus, Praktisi Pendidikan, Konsep Pendidikan TK, KOBER, PAUD, SD,SMP,SMA,SMK, PERTI, Konsultan pendidikan, Peradaban, Cinta, Cita, kasih, sayang, kepemimpinan, rakyat, pejabat, waktu, budaya, ekonomi, sosial, jihad, dakwah, orator, Politik, nasional, internasional, adab, hijrah, PMHP,LIPUT, Agama, Tauhid, etc...
KIPRAH KAMI
Jumat, 05 November 2010
Kubangan Itu
Terasa Jarak Ini makin dekat...
denyutan nafas yang tergerak dari jantung yang kian hari kian berdenyut cepat..
secepat kilat segemuruh halilintar...
sungguh kulihat...kurasakan...lelah sekali....
kau tampak kurus kering kerontang...
rasa haus yang menjalar pada ketidak berdayaan...
yanda ma'af nak kini banyak terlena...
nak tahu yanda sakit tapi...nak jauh nan disana tanpa disamping yanda...
yaa Robb kepada-Mu kuserahkan smuanya...
MIMPI ITU..
"Nak Tolong Malam Ahad jangan pergi kemana-mana Yanda hendak pamit" ...
malam ahadpun tiba... maghrib...isya...larut malam...ntah knapa ku tak bisa tidur...
seketika jam menunjukan pukul sebelas lebih lima puluh malam hari ...
suara itu makin laun..laun...laun..kuanggap itu hal biasa yang terjadi pada Yanda tercinta...
namun...Bunda yang shobar mendampingi Yanda dipembaringan memanggil...manggil...
serentak ku temui...apa yang terjadi.... " Semua Yang Berasal Dari Alloh Akan Kembali Kepada Alloh"..
Kini aku hanya bisa meratapi atas ketidak pedulianku pada situasi itu...
situasi dimana Yanda memberi sinyal...sungguh nak seorang yang merugi dan lalai...
Selamat Jalan Yanda...Smoga Yanda ada dalam Ridhlo serta Rohmat dan Kebahagiaan dari Alloh...
Yanda...kami pasti menyusul Yanda..smoga kami menjadi anak-anakmu yang sholih sholihah...
Selamat Jalan Yanda...Figurmu sungguh mulya dimata kami....
Ya Robb ampunilah yanda terimalah iman islam dan amal Yanda juga kami semua...Aamiin...
denyutan nafas yang tergerak dari jantung yang kian hari kian berdenyut cepat..
secepat kilat segemuruh halilintar...
sungguh kulihat...kurasakan...lelah sekali....
kau tampak kurus kering kerontang...
rasa haus yang menjalar pada ketidak berdayaan...
yanda ma'af nak kini banyak terlena...
nak tahu yanda sakit tapi...nak jauh nan disana tanpa disamping yanda...
yaa Robb kepada-Mu kuserahkan smuanya...
MIMPI ITU..
"Nak Tolong Malam Ahad jangan pergi kemana-mana Yanda hendak pamit" ...
malam ahadpun tiba... maghrib...isya...larut malam...ntah knapa ku tak bisa tidur...
seketika jam menunjukan pukul sebelas lebih lima puluh malam hari ...
suara itu makin laun..laun...laun..kuanggap itu hal biasa yang terjadi pada Yanda tercinta...
namun...Bunda yang shobar mendampingi Yanda dipembaringan memanggil...manggil...
serentak ku temui...apa yang terjadi.... " Semua Yang Berasal Dari Alloh Akan Kembali Kepada Alloh"..
Kini aku hanya bisa meratapi atas ketidak pedulianku pada situasi itu...
situasi dimana Yanda memberi sinyal...sungguh nak seorang yang merugi dan lalai...
Selamat Jalan Yanda...Smoga Yanda ada dalam Ridhlo serta Rohmat dan Kebahagiaan dari Alloh...
Yanda...kami pasti menyusul Yanda..smoga kami menjadi anak-anakmu yang sholih sholihah...
Selamat Jalan Yanda...Figurmu sungguh mulya dimata kami....
Ya Robb ampunilah yanda terimalah iman islam dan amal Yanda juga kami semua...Aamiin...
Rabu, 06 Oktober 2010
Bunda Ya Yanda ku
Tidurlah kau disana dengan nyenyak nan pulas...
jangan kau bayang nakmu nan jauh di sana...
nakmu bisa menjaga diri..jagalah kondisimu wahai Bunda Ya Yanda ku..
kak mafkan dik atas sikap slama ini...
dik tak pulang bantu kak merawat Bunda dan Yanda...
dik sebenarnya rindu..namun...dik inilah adanya...
biar air mata ini terurai membasahi bumi...
kini kedua anakku terngah berbaring kesakitan...
dan kini Bunda Yandakupun tengah berbaring merasakan rasa yang tiada ujung...
ya Robb...kami yakin atas pemberian-Mu...
kami syukuri atas semua ini....bila boleh meminta kepada-Mu...
berilah kami yang terbaik..yang dapat kami terima sesuai dngan kadar kemampuan kami...
kami yakin...kami bisa meneroma ini semua...
Kau baik pada kami...
terimakasih atas perhatian-Mu pada kami ya Robb...
Senin, 04 Oktober 2010
mujahidku
kini kau terbaring lemas dikamar yang sesak penuh sesama nasibmu...
bahkan didekatmu semalam pulang dipanggil Sang Punya Kuasa...
senyummu yang manis entah kemana...
kalian adalah dambaanku...kini kalian semua ada dalam pembaringan dan rasa yang sama...
orang seperti kita pantas ini semua...rupanya kita tidak boleh sakit...
sakit itu untuk orang kaya...
ma'afkan kami nak...
hanya ini yang bisa kami berikan untuk kalian...
kami lalai untuk kalian...
kami dustai kalian....
yanda yang seperti ini ma'afkan nak...
bunda yang apa adanya ma'afkan nak...
kala hati harus menjerit...maka pinta kami hanya kepada-MU...
kami muak dengan janji para tukang janji...para penentu prosedur yang ngawur...
bahkan didekatmu semalam pulang dipanggil Sang Punya Kuasa...
senyummu yang manis entah kemana...
kalian adalah dambaanku...kini kalian semua ada dalam pembaringan dan rasa yang sama...
orang seperti kita pantas ini semua...rupanya kita tidak boleh sakit...
sakit itu untuk orang kaya...
ma'afkan kami nak...
hanya ini yang bisa kami berikan untuk kalian...
kami lalai untuk kalian...
kami dustai kalian....
yanda yang seperti ini ma'afkan nak...
bunda yang apa adanya ma'afkan nak...
kala hati harus menjerit...maka pinta kami hanya kepada-MU...
kami muak dengan janji para tukang janji...para penentu prosedur yang ngawur...
Senin, 09 Agustus 2010
BANGUNLAH SAYANG
Tidurmu yang indah....berselimut tabah berbaju kain kapan..berbantal tengkorakmu...
tidurmu hanya sesaat...kelak kau akan dibangunkan paksa...
kau bangun untuk menuju padang mahsyar...
berkumpul...bersatu dengan yang lain...semua manusia bersatu padu...
kau tidak berbusana...kecuali diberi busana...
kau kan melihat film rekaman masa hidupmu...
kau tak bisa mengelak...berbohong...kau bisu...
semua akan bersaksi kecuali mulutmu kan dikunci karena kau sering berbohong di dunia...
GUNCANGAN ANAK MANUSIA
Mata memandang hampa penuh kedebaran kecamuk jiwa...
raga yang tiap hari dibalut kosmetik kesombongan kini bergetar...
telinga hancur mendengar suara menggelegar yang dasyat...
kini...angin kencang bertiaup menyapa seluruh isi dunia...
anak manusia berlari ingin selamat...tidak...
bumi mengelurkan seluruh isinya bagai kapas yang berterbangan...
adakah jiwa yang selamat...adakah raga yang sombong...
semua takut....semua merasakan...semua tak berdaya...
disekap...diusir...dihancurkan...ditiadakan...dipindahkan kealam sanah...
kapan waktunya tiba itu...kapan dunia bosan dengan kita...benarkah itu kan terjadi...
saat ini...waktu ini....benar...dunia kan mengalami kehancuran yang dasyat...
cukup dengan suara terompet malaikat...maka semuanya hancur tanpa kecuali...
hidup yang sesaat ini....
benapaslah selagi bisa menghirup udara dipagi hari...siang hari...malam hari...
sebelum pagi...siang...malam itu semua sirna dari jidup kita...
tarikan napas untuk taat kepada Allah...
hirupan udara segar untuk beribadah kepada Allah...
hidup untuk mengabdi sepenuh hati dan semua amal serta tumpahan pikiran hanya kepada Allah...
raga yang tiap hari dibalut kosmetik kesombongan kini bergetar...
telinga hancur mendengar suara menggelegar yang dasyat...
kini...angin kencang bertiaup menyapa seluruh isi dunia...
anak manusia berlari ingin selamat...tidak...
bumi mengelurkan seluruh isinya bagai kapas yang berterbangan...
adakah jiwa yang selamat...adakah raga yang sombong...
semua takut....semua merasakan...semua tak berdaya...
disekap...diusir...dihancurkan...ditiadakan...dipindahkan kealam sanah...
kapan waktunya tiba itu...kapan dunia bosan dengan kita...benarkah itu kan terjadi...
saat ini...waktu ini....benar...dunia kan mengalami kehancuran yang dasyat...
cukup dengan suara terompet malaikat...maka semuanya hancur tanpa kecuali...
hidup yang sesaat ini....
benapaslah selagi bisa menghirup udara dipagi hari...siang hari...malam hari...
sebelum pagi...siang...malam itu semua sirna dari jidup kita...
tarikan napas untuk taat kepada Allah...
hirupan udara segar untuk beribadah kepada Allah...
hidup untuk mengabdi sepenuh hati dan semua amal serta tumpahan pikiran hanya kepada Allah...
KAU YANG INDAH
Kau yang ada di sanah...kini kau nampak mendekatiku...
wahai rembulan yang terus bersinar...sinarmu redup nan indah seindah wajahnya...
wajahmu indah...anggun...lugu...ceria...wahai wajah yang lama tak bertemu...
ya...Ramadhlan...wajah berserimu kini mendekat dan hendak kudekap...
aku rindu...aku sayang...aku akan menemanimu...
sebelum kau datang kan kupersiapkan...sudah kau ada kan kudekap..dan kulepas dengan sejuta kedekatan...
tiada hari-hari terindah kecuali dekat bersamamu...
kau adalah impianku...dambaanku...tujuanku..waktuku...untukmu...
ku slalu merindukanmu tuk tetap dekat denganmu...
sudikah kau sejenak memasuki rumahku...
kau tamuku yang selalu kutunggu dan ku undang...
kau adalah rajaku yang teragung...yang kudamba sepanjang hayat...
kau adalah hari penentu antara sukses dan hinanya hidupku...
kau adalah pemutus kehidupanku yang mulya kelak...
kau tetap milikku slamanya...
Kamis, 05 Agustus 2010
NEGERI SEMU
Seperti hebat....
seperti mahu...
seperti modern...
seperti meningkat...
seperti sesepertian...
sepertinya begitu...
sepertinya jujur...
sepertinya adil...
sepertinya tegas...
tipudaya...
memperkaya pribadi dan keluarga serta rekan...
bukan untuk rakyat...
seperti mahu...
seperti modern...
seperti meningkat...
seperti sesepertian...
sepertinya begitu...
sepertinya jujur...
sepertinya adil...
sepertinya tegas...
tipudaya...
memperkaya pribadi dan keluarga serta rekan...
bukan untuk rakyat...
DASI ITU
Lama ku berkelana dalam geliat dunia pendidikan...
tingkat demi tingkat pendidikan kini ada...
berbagai lebel sekolah sudahlah lengkap kini...
terpadu...unggulan...plus...akreditasi...nasional..internasional...dan lainnya..
adakah fakta nyata prestasi pendidikan dari itu semua....bohong...hampa...
kedok-kedok pendidikan merajalela disetiap instansi dan sistem...
ceritanya gratis...murah...bermutu...nyatanya...mahal...bayar....terpuruk...
jangan bicara unggul ...terpadu..plus...standarisasi...nasional...internaional...
buktikan dulu...pendidikan ini bisa untuk bangkit dan terasa di masyarakat...
bukan membodohi masyarakat...masyarakat udah pintar kon...stop pembodohan...
hebat katanya kami berdasi..bersepatu...berseragam...
hebat di mana....disitu...ah tidak hebat...jelek...jelek...jelek...
hebat itu adalah berprestasi...beraqidah...berkarya nyata...
hebat itu adalah masyarakat yang berbicara...bukan pemangku kepentingan pendidikan...
tingkat demi tingkat pendidikan kini ada...
berbagai lebel sekolah sudahlah lengkap kini...
terpadu...unggulan...plus...akreditasi...nasional..internasional...dan lainnya..
adakah fakta nyata prestasi pendidikan dari itu semua....bohong...hampa...
kedok-kedok pendidikan merajalela disetiap instansi dan sistem...
ceritanya gratis...murah...bermutu...nyatanya...mahal...bayar....terpuruk...
jangan bicara unggul ...terpadu..plus...standarisasi...nasional...internaional...
buktikan dulu...pendidikan ini bisa untuk bangkit dan terasa di masyarakat...
bukan membodohi masyarakat...masyarakat udah pintar kon...stop pembodohan...
hebat katanya kami berdasi..bersepatu...berseragam...
hebat di mana....disitu...ah tidak hebat...jelek...jelek...jelek...
hebat itu adalah berprestasi...beraqidah...berkarya nyata...
hebat itu adalah masyarakat yang berbicara...bukan pemangku kepentingan pendidikan...
SERAGAM JALANAN
Kau seharusnya berdiri tegap disana...
mengatur lalu lalang kendaraan untuk berjalan lancar...
peluitmu yang kencang bersuara...untuk rakyat yang setia membayar pajak kendaraan...
bukan untuk menarik pajak dijalanan karena lupa atau kesengajaan...
seragam yang lekat pada tubuhmu wahai aktivis jalanan...
entak kau berbapak..beribu atau tidak...
makan...minum...tidurmu dijalanan...
kau lebih bertahan ada dijalanan dengan seragammu yang penuh makna...
lihatlah mereka wahai bapak..ibu yang berseragam lengkap...
bisakah kau bertahan seperti mereka...
memungut..mengais..menggendong uang atas jerih payah yang wajar...bukan hasil kurang ajar...
mereka ada jauh sebelum kehadiranmu wahai bapak ..ibu yang berseragam...
saudaraku...teruslah berjuang untuk berjalan dijalanan nan penuh teka-teki hidup...
esok hari depan cemerlangmu ada menyambutmu...
namun...jangan kau lupakan jalalan...jangan sampai jalan dikuasai oleh seragam yang bukan jalanan..
seragammu pantas untuk di jalan...bukan seragam seperti yang lengkap ada disanah..
Rabu, 04 Agustus 2010
KERTAS ITU
Kutulis lewat kata nan makna semu...
kukirim lewat jalan ngigau nan mimpi...
marah...mukamu memerah...
terdengar suara akh..dan rek..
kau benar...
kau adil....
harus begitu...
itulah kebenaranmu...
kukirim lewat jalan ngigau nan mimpi...
marah...mukamu memerah...
terdengar suara akh..dan rek..
kau benar...
kau adil....
harus begitu...
itulah kebenaranmu...
KEHADIRANMU
Teka teki hidup menyelimutiku dalam setiap detik dan tarikan nafasku...
gambaran gelombang memori masa yang sirna kini muncul entah kenapa...
begitu cepat itu muncul seakan mengatakan kepada kau memiliki jejak dan langkah yang harus diteruskan...
namun...kusadari makna hidup yang ada kini...
ini bukan mainan...ini adalah amanah dari titah jalan hidup sebelumnya...
kurebahkan semua niat buruk yang menghantui alam bawah sadarku...seraya ku pandang siapa diriku...
tampak bayang bayang semua bekelit didepan mataku...
ia ada dan muncul dalam hidup yang terprogram ini...
kuyakin program ini adalah imbas dari sang sutradara yang sebenarnya yakni...ALLAH...
kuterima kenyataan hidup ini...kumiliki semuanya...
dan ku bawa hanya mereka yang mau aku bawa kehadapn-Nya...
jangan....aku takmau kau ada dalam hidup bayangan semuku...
kau adalah jelmaan atas rasa yang pernah aku rasakan...
kini kau ada dalam kebersamaanku..kau ada pada dirinya..kau tetap bersamaku...
dalam jiwa dan raga yang kini ada bersamaku...
pandanglah masa depan yang ada dihadapanmu...
raihlah segala apa yang ingin kau raih...
namun...ingatlah sesuatu ada batas dan ketentuan antara yak baik dan yang buruk...
kedewasaan sikap yang kini hadir dari sinar wajahmu...
ku syukuri kau bisa untuk dewasa...
kuyakin kau akan hadir bersama pilihanmu yang bisa menghadirkan semua mimpimu...
tak usah kau berenung tentang ini...
berenunglah kau bisa hadir menghiasi dunia nan indah ini bersamanya yang kau pilih...
pilihan itu adalah pandangan hidup..dan disetiap gerak hidupmu tetap ada makna itu...
sekali lagi jangan mengkerutkan keningmu...kau tahu ini lelucon...
keseriusan hidupmu jangan kau nodaio dengan lelucon yak tak bermakna...
lupakanlah dan ini sekedar rumor biasa yang tak memiliki makna bagimu...
gambaran gelombang memori masa yang sirna kini muncul entah kenapa...
begitu cepat itu muncul seakan mengatakan kepada kau memiliki jejak dan langkah yang harus diteruskan...
namun...kusadari makna hidup yang ada kini...
ini bukan mainan...ini adalah amanah dari titah jalan hidup sebelumnya...
kurebahkan semua niat buruk yang menghantui alam bawah sadarku...seraya ku pandang siapa diriku...
tampak bayang bayang semua bekelit didepan mataku...
ia ada dan muncul dalam hidup yang terprogram ini...
kuyakin program ini adalah imbas dari sang sutradara yang sebenarnya yakni...ALLAH...
kuterima kenyataan hidup ini...kumiliki semuanya...
dan ku bawa hanya mereka yang mau aku bawa kehadapn-Nya...
jangan....aku takmau kau ada dalam hidup bayangan semuku...
kau adalah jelmaan atas rasa yang pernah aku rasakan...
kini kau ada dalam kebersamaanku..kau ada pada dirinya..kau tetap bersamaku...
dalam jiwa dan raga yang kini ada bersamaku...
pandanglah masa depan yang ada dihadapanmu...
raihlah segala apa yang ingin kau raih...
namun...ingatlah sesuatu ada batas dan ketentuan antara yak baik dan yang buruk...
kedewasaan sikap yang kini hadir dari sinar wajahmu...
ku syukuri kau bisa untuk dewasa...
kuyakin kau akan hadir bersama pilihanmu yang bisa menghadirkan semua mimpimu...
tak usah kau berenung tentang ini...
berenunglah kau bisa hadir menghiasi dunia nan indah ini bersamanya yang kau pilih...
pilihan itu adalah pandangan hidup..dan disetiap gerak hidupmu tetap ada makna itu...
sekali lagi jangan mengkerutkan keningmu...kau tahu ini lelucon...
keseriusan hidupmu jangan kau nodaio dengan lelucon yak tak bermakna...
lupakanlah dan ini sekedar rumor biasa yang tak memiliki makna bagimu...
JEJAK INI
Gerbang menuju curahan cinta kini terbuka lebar...
berbondong orang ingin masuk dan memasukinya...
berbondong pula orang enggan untuk masuk dan malah menjadi petaka...
takut...tak bebas...terpenjara dan tak menyenangkan...
hanya orang yang memiliki keyakinan mendalam mereka rindu pada gerbang ini...
dimana semua segi hidup bernilai dan bermakna ganda...
Ramadhlan wahai Ramadhlan...masukan aku kegerbangmu...
berilah aku setes iman sesuap ketaatan untuk memasuki Ramadhlan-Mu...
banyak saudara kami yang Engkau panggil sebelum Ramadhlan tiba...
sungguh kami berharap beri kami kesempatan tuk Ramadhlan kali ini...
kami ingin lebih dekat dengan-Mu...kami ingin Engkau sucikan...
kami ingin lebih fokus dekat dengan kasih dan sayang-Mu yang hakiki...
kelelahan hidup selama ini...kami jalani dengan penuh rasa penerimaan pada-Mu...
Kau telah memberi kami bekal hingga Ramadhlan ini Kau berikan pada kami...
wahai ramadhlan...sudikah kau menerima kami yang penuh dosa dan noda ini...
adakah kata ma'af dan permaklumanmu pada ku...
ku yakin kau mau menerimaku untuk menggapai cinta...kasih..dan sayang didalammu...
ku yakin kau mau menerima kata ma'afku yang penuh salah...noda dan dosa ini...
terimalah diri ini wahai ramadhlan...ku yakin Allah mengijinkanmu untuk menerimaku...
aku ingin tenggelam bersama cintamu pada-Nya...
berbondong orang ingin masuk dan memasukinya...
berbondong pula orang enggan untuk masuk dan malah menjadi petaka...
takut...tak bebas...terpenjara dan tak menyenangkan...
hanya orang yang memiliki keyakinan mendalam mereka rindu pada gerbang ini...
dimana semua segi hidup bernilai dan bermakna ganda...
Ramadhlan wahai Ramadhlan...masukan aku kegerbangmu...
berilah aku setes iman sesuap ketaatan untuk memasuki Ramadhlan-Mu...
banyak saudara kami yang Engkau panggil sebelum Ramadhlan tiba...
sungguh kami berharap beri kami kesempatan tuk Ramadhlan kali ini...
kami ingin lebih dekat dengan-Mu...kami ingin Engkau sucikan...
kami ingin lebih fokus dekat dengan kasih dan sayang-Mu yang hakiki...
kelelahan hidup selama ini...kami jalani dengan penuh rasa penerimaan pada-Mu...
Kau telah memberi kami bekal hingga Ramadhlan ini Kau berikan pada kami...
wahai ramadhlan...sudikah kau menerima kami yang penuh dosa dan noda ini...
adakah kata ma'af dan permaklumanmu pada ku...
ku yakin kau mau menerimaku untuk menggapai cinta...kasih..dan sayang didalammu...
ku yakin kau mau menerima kata ma'afku yang penuh salah...noda dan dosa ini...
terimalah diri ini wahai ramadhlan...ku yakin Allah mengijinkanmu untuk menerimaku...
aku ingin tenggelam bersama cintamu pada-Nya...
Sabtu, 24 Juli 2010
KAU
Kau terdampar di sini...
hendak kemanakan arah layarmu...
akankah kau terus berlabuh...
cukupkah tempatmu dimana engkau terdampar...
waktu itu masih ada...
kesempatan itu masih ada...
ayo bangkit dan melangkahlah...
kau punya kepiawaian...
tegur sapa telah kau dapatkan...
mengertikah dengan teguran...sapaan...itu...
sungguh waktumu sia-sia...
kau labas tanpa menghiraukan tanda itu...
kau punya mereka...mereka ada bersama kebaikanmu..
bisakah kau dulu yang baik...
ataukah kau pura-pura baik...
lihat hatimu...matamu...senyumu...kalimatmu...pribadimu...
kini kau tinggal melangkah...
kini jalanmu sudah terlampau jauh...
kembali...segera...kau bisa...
kesucian...itulah seindah pribadimu...hanya kesucia seluruhnya...
*****************************************************************************
hendak kemanakan arah layarmu...
akankah kau terus berlabuh...
cukupkah tempatmu dimana engkau terdampar...
waktu itu masih ada...
kesempatan itu masih ada...
ayo bangkit dan melangkahlah...
kau punya kepiawaian...
tegur sapa telah kau dapatkan...
mengertikah dengan teguran...sapaan...itu...
sungguh waktumu sia-sia...
kau labas tanpa menghiraukan tanda itu...
kau punya mereka...mereka ada bersama kebaikanmu..
bisakah kau dulu yang baik...
ataukah kau pura-pura baik...
lihat hatimu...matamu...senyumu...kalimatmu...pribadimu...
kini kau tinggal melangkah...
kini jalanmu sudah terlampau jauh...
kembali...segera...kau bisa...
kesucian...itulah seindah pribadimu...hanya kesucia seluruhnya...
*****************************************************************************
KAU YANG KUCARI
Dimanakah keberadaanmu wahai impianku...
dilibuk relung hidup manakah bisa kutemukan kau...
aku rindu akanmu...
diriku sudah gersang dimakan api dosa dan noda...
kuyakin kau ada dekatku...
kuyakin aku bisa mendapatkanmu...
munculah..berilah aku jalan...
berilah aku batu loncatan...
mimpi demi mimpi aku raih..
apakah kau jauh...tidak ...kau dekat...
segera aku akan kembali padamu...
kau hilang dariku hanya sejenak...ya...sejenak...kau miliku...slamanya...
******************************************************************************
Rabu, 21 Juli 2010
KUPERSEMBAHKAN
Kau yang ada disinggasana sana...
ingatkah kala kau ada bersama kami...
ditempat yang sempit...becek...bau..kotor...
kau waktu itu bersuara manis nan merdu didepan kami...
kini tempatmu nyaman diatas sofa nan empuk...
kini suaramu kemana...mana mukamu ...
mana suaramu...langkahmu tiada...
apa kau hilang ditelan jabatan...dikunyah gajimu...diborgol keluargamu...
sinilah datang...kami punya borgol khusus untukmu...
kamat khusus terbaik untukmu...
gaji terbanyak kan kami persembahkan untukmu...
kemarilah pemimpinku...kami rindu dekat denganmu...
ingin rasanya kami peluk engkau dengan sejuta pukulan dan tendangan...
kau dulu manis...lugu...hebat...
kini kau lucu...culun...loyo....biabgkerok angkara murka rakyatmu...
sanah...kau lari pasti kami kerjar dan dapati kau mati terlindas kereta api...
ingatkah kala kau ada bersama kami...
ditempat yang sempit...becek...bau..kotor...
kau waktu itu bersuara manis nan merdu didepan kami...
kini tempatmu nyaman diatas sofa nan empuk...
kini suaramu kemana...mana mukamu ...
mana suaramu...langkahmu tiada...
apa kau hilang ditelan jabatan...dikunyah gajimu...diborgol keluargamu...
sinilah datang...kami punya borgol khusus untukmu...
kamat khusus terbaik untukmu...
gaji terbanyak kan kami persembahkan untukmu...
kemarilah pemimpinku...kami rindu dekat denganmu...
ingin rasanya kami peluk engkau dengan sejuta pukulan dan tendangan...
kau dulu manis...lugu...hebat...
kini kau lucu...culun...loyo....biabgkerok angkara murka rakyatmu...
sanah...kau lari pasti kami kerjar dan dapati kau mati terlindas kereta api...
PANGGUNG INI
Kau cabik-cabik sejuta asa dan seribu rasa rakyat...
kau katakan gratis ternyata mahal samapai menjerat...
kau egois wahai para pemakai dasi..berjas...bersepatu..berkendaraan...berumah mewah..
kau pembual ulung nan tiada rasa sadar dan tak tahu dimana engkau mencabik sejarah...
pengguliran program yang serasa hebat justeru menjerat rakyat yang melarat...
kau katakan untuk hemat...tepat ternyata sesat...
berapa ribu korban jiwa...harta...rakyatmu...
atas titah program sang penguasa yang sungguh bisu...tuli dan bertingkah ragu...
kau jadikan negri ini panggung kekuasaan tak beradab...
kau atur negera ini menjadi panggung kepura-puraanmuu yang biadab...
kami tak perlu janjimu...kami tak perlu kebaikanmu...
kau sudah tidak layak mengobral sejuta kebaikan yang semu...
kau katakan gratis ternyata mahal samapai menjerat...
kau egois wahai para pemakai dasi..berjas...bersepatu..berkendaraan...berumah mewah..
kau pembual ulung nan tiada rasa sadar dan tak tahu dimana engkau mencabik sejarah...
pengguliran program yang serasa hebat justeru menjerat rakyat yang melarat...
kau katakan untuk hemat...tepat ternyata sesat...
berapa ribu korban jiwa...harta...rakyatmu...
atas titah program sang penguasa yang sungguh bisu...tuli dan bertingkah ragu...
kau jadikan negri ini panggung kekuasaan tak beradab...
kau atur negera ini menjadi panggung kepura-puraanmuu yang biadab...
kami tak perlu janjimu...kami tak perlu kebaikanmu...
kau sudah tidak layak mengobral sejuta kebaikan yang semu...
MISI HIDUP
$ Bergeraklah seperti Gerakan yang Allah atur...
$ Diamlah seperti Kediaman yang Allah Peruntukan..
$ Bersiaplah seperti persiapan yang Allah Tata...
$ Sukseslah seperti kesuksesan yang Allah harapkan..
VISI HIDUP
Hidup adalah perjuangan...
hidup adalah kenyataan...
hidup adalah rasa syukur...
hidup adalah kesabaran...
Hidup itu indah...
hidup itu bukan beban...
hidup itu batu loncatan..
hidup itu gerakan...
hidup itu sementara...
hidup itu menuju kehidupan...
kehidupan itu kekal...
kehidupan itu tempat kembali manusia...
MOTO HIDUP
Memiliki dan Dimiliki ALLAH "
Jiwa dan Raga ini muncul kepermukaan bumi bukan secara kebetulan...
Aku terlahir dari rahim bunda tercinta atas binaan yanda terhormat...
Akupun lahir dari hasil keputusan Allah yang tepat...
Akupun kembali kepada Allah dengan cara yang tepat dan sebaik-baik tempat..
Punyakah aku untuk manusia....tidak...
Untukah aku ada untuk manusia....tidak...
punyaku untuk Allah...
miliku untuk Allah...
Senin, 19 Juli 2010
PETUALANGAN HIDUP
AHAD 18 JULI 2010
ku meloncat dengan ketinggian tiga meter...dengan bangga hendak kuterbangi angkasa nan luas...
namun...tiba-tiba ku tersungkur kepalaku kena tembok...kakiku kena ubin..luka-luka...
ku setengah tak sadar melaju ke RSAI..kepalaku dijahit...dironsen...diperban...leherku sakit...
ah...dasar coba-coba terbang ternyata tidak bisa...he...e...e...kasian deach lu...u...
ntar ach mo coba lagi...biar bisa terbang beneran...
2000
Kudaki penuh semangat gunung nan tinggi..ciremai ...
perjalanan ba'da Isya..sampai kepuncak...ba'da shubuh...
kiri kanan kala perjalanan tak terlihat apapun...
kala pagi hari dipuncak nan indah dengan sejuta bunga adlewiss...
burung yang cantik seakan cerdik...mentari bersinar nan baru memunculkan dirinya...
sejuta pemandangan terlihat nan elok disanah..
kukelilingi puncak ciremai seorang diri dengan bekal berani...
kuturuni dipagi hari dengan jiwa raga sendiri...
kulihat fenomena alam yang begitu takjub....
pohon yang besar....hewan yang buas....jurang nan terjal...
menakutkan...mengkawatirkan...menyayangkan...berkesan...waswas...
kuturun sendirian meninggalkan teman yang asik dipuncak...
dengan lemas akhirnya ku sampai ke bawah...
kulihat para petani sedang menanam sayur mayur...
mereka sedikit terkejut dengan kehadiranku...
dipagi hari aku muncul dihadapan mereka keluar dari puncak hutan belantara ciremai...
esoknya temanku semuanya gempar dan rempan atas kehilanganku bersama mereka...
aku dikabarkan hilang jatoh kelembah puncak ciremai...dimakan binatang....
ternyata aku turun sendiri dan tak langsung pulang kerumah...
melinkan nginap dirumah teman lantaran lelah dan masih kacau daya ingat ini...
akhirnya akupun pulang dan sambutan keluarga yang penuh tangisan...
tangisan rindu dan tangisan kesal atas prilakuku itu...
trimakasih tman-tman pramuka MAN Rajagaluh Majalengka...
Tiem SAR Kepolisian Polsek Rajagaluh Majalengka...
jazakalloh ayahku tercinta....jazakillah ibuku tersayang...kakaku terhormat...
aku pulang hanya karena kebetulan bisa pulang dari puncak ciremai sendirian...
2003
Kudaki manglayang Sumedang dengan penuh semangat...
berbekal alat dan keyakinan kutelusuri indahnya puncak manglayang...
kau terjal...curam...dan mempesona...
serasa ingin kumelayang bersama burung gagak diangkasa sana...
kubersama tiem daki dan turuni manglayang dalam satu visi dan misi...
kami teruskan dengan petualangan seribu jalan alam nan indah
2004
Kudaki dengan penuh kata hati bukit dan gunung purwodadi lampung selatan...
lain cerita semua tiem dari Nusantara bertemu dalam acara yang sama...
kebetulan tiem dari sulawesi - makassar merupakan tiem yang paling dekat..
kubagi cerita dan pengalaman tentang alam..berbagi bantuan..dan kata hatipun bermunculan...
kami naik bersama...mendaki bersama...mengarungi kegiatan penuh persahabatan...
akhir kegiatan kamipun harus rela dalam perpisahan...
anatara bis dan kapal berlayar saling berjauhan....
aku kejawa barat..ia ke sulawesi selatan...
hanya kata siap...itulah terakhir kami berpisah...
siap untuk eksis didunia pergunungan..perhutanan...dan pengabdian pada para pecinta alam...
2001
berbekal cita nan tinggi...kuberangakt dari kampung halaman...
kuinjakan kaki di bandung penuh dengan rasa percaya diri...
kudaftarkan tuk kuliah di jurusan kependidikan UIN SGD Bandung...
tanpa modal materi yang memadai...kulalui proses diri disini...
akhirnya...sejalan denga proses perkuliahan dari tahun ketahun...
selama Lima tahun kurang...aku selesaikan studi ini...
ku memulai hidup dimasyarakat..dengan penuh pengabdian...
sekolah demi sekolah kumasuki dan mengajar sebagai guru didalamnya...
bahkan kurintis beberapa sekolah untuk awal pendirian..dan skarang sekolah rintisan itu sudah maju...
kurintis...SDS Tulus Kartika Buahbatu Bandung....SMKM 3 Gedebage Bandung...
SMP PLUS Al Fatwa Cigereleng Bandung...MDT Darul Falah Rancabolang Bandung...PMHP Bandung...
akhirnya sejalan dengan proses pernikahanku bersama seorang akhwat kelahiran bandung...
ku dianugrahi amanah dari Allah...
pertama Kaizen Nahdhlatul Ibad ( Kunci Kebangkitan Hamba-hamba Allah ) lahir 29 Januari 2005
kedua Hiroshi Abdurrozzaq Eljabbar ( Kejujuran Hamba Allah Yang Dianugrahi Rizki Kepemimpinan ) lahir 04 Maret 2010
semuanya lucu dan amanah...bisakah ku mendidik mereka kearah ridhla dan rahmat-MU
smoga aku bisa untuk regenerasi mujahid ..jihad dijalan Allah...
2001
berbekal cita nan tinggi...kuberangakt dari kampung halaman...
kuinjakan kaki di bandung penuh dengan rasa percaya diri...
kudaftarkan tuk kuliah di jurusan kependidikan UIN SGD Bandung...
tanpa modal materi yang memadai...kulalui proses diri disini...
akhirnya...sejalan denga proses perkuliahan dari tahun ketahun...
selama Lima tahun kurang...aku selesaikan studi ini...
ku memulai hidup dimasyarakat..dengan penuh pengabdian...
sekolah demi sekolah kumasuki dan mengajar sebagai guru didalamnya...
bahkan kurintis beberapa sekolah untuk awal pendirian..dan skarang sekolah rintisan itu sudah maju...
kurintis...SDS Tulus Kartika Buahbatu Bandung....SMKM 3 Gedebage Bandung...
SMP PLUS Al Fatwa Cigereleng Bandung...MDT Darul Falah Rancabolang Bandung...PMHP Bandung...
akhirnya sejalan dengan proses pernikahanku bersama seorang akhwat kelahiran bandung...
ku dianugrahi amanah dari Allah...
pertama Kaizen Nahdhlatul Ibad ( Kunci Kebangkitan Hamba-hamba Allah ) lahir 29 Januari 2005
kedua Hiroshi Abdurrozzaq Eljabbar ( Kejujuran Hamba Allah Yang Dianugrahi Rizki Kepemimpinan ) lahir 04 Maret 2010
semuanya lucu dan amanah...bisakah ku mendidik mereka kearah ridhla dan rahmat-MU
smoga aku bisa untuk regenerasi mujahid ..jihad dijalan Allah...
Langganan:
Postingan (Atom)