Minggu, 30 Januari 2011

SEKILAS INFO PMHP

PMHP ( Pesantren Modern Hijrah Private ) kini membuka jalur khusus pelatihan mata pelajaran sekolah yang diuji nasionalkan seperti Matematika, B. Indonesia, IPA, IPS dll, serta menerima titipan zakat infaq shodaqoh bagi yang bermintat khusus untuk dana alokasi pembangunan Pondok Pesantren Hijrotulloh dan Sekolah Plus yang sudah dirintis sejak awal pendirian PMHP, untuk mensosialisasikan lebih terbuka kepada masyarakat maka Kini PMHP ada dibawah Naungan Lembaga Independen Peduli Urusan Transformasi Kerakyatan ( LIPUTAN PMHP ) sebagai bentukan dari kepedulian terhadap kemajuan lembaga dan kemajuan umat pada umumnya.


Kamis, 20 Januari 2011

PELAKU PENDIDIKAN

Pendidikan merupakan gerakan utama dalam membangun individu untuk kelompok..kelompok bisa dikatakan mereka yang memerlukan menu utama dalam kebutuhan pokoknya. kebutuhan individu maupun kelompok adalam cukup fikir, cukup dzikir dan cukup amal nyata dilingkungannya. kalau kita meminjam istilah barat maka ranah afektif, kognitif dan psikomotorik merupakan aspek yang jauh jauh sebelumnya sudah dikonsepkan dan sudah ditawarkan bahkan sudah dilakukan oleh sebagian diantara kita yang menjadikan ketiga aspek tersebut asas utama garapan pendidikan untuk memanusiakan manusia.

bukan suatu yang aneh ataupun barang asing bagi konsep pendidikan Islam ketiga ranah itu merupakan barang lama yang sudah Allah tawarkan dalam Al Qur'an Surat al Jumu'ah Ayat Dua. bila kita kaji dan dalami serta kita amalkan maka tujuan memanusiakan manusia dalam aksi pendidikan sudah cukup matang dan bisa membuat konsep yang memang muncul dari dunia Pendidikan Ke Islam an bukan bangga denga teori barat melainkan teori barat yang menempel pada konsep atau teori pendidikan berdasar asas Islam.

maka munculah pelaku pendidikan yang diseimbangi oleh pengguna pendidikan dan pemerhati pendidikan. pelaku adalah mereka yang ada dilapangan yang fungsinya sebagai ujung tombak pergerakan seperti Guru, Pamong, bidang kurikulum, kesiswaan, kepala sekolah, dan semua tiem yang tergabung dalam proses kegiatan belajar mengajar ( PKBM ). disebut PKBM karena itu sesuai dengan makna pendidikan yakni Proses dari kurang bisa menjadi bisa, dari kurang tahu menjadi tahu yang mengandung kegiatan berupa mata ajar yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik bukan yang memperbelenggu peserta didik, kalau istilah PBM ( Proses Belajar Mengajar atau KBM ( Kegiatan Belajar Mengajar ) maka kedua konsep atau istilah tersebut hanya akan menjadikan pendidikan yang membelenggu peserta didiknya dikarenakan kekuasaan para pimpinan pendidikan, kediktatoran bidang kurikulum yang membuat kurikulum arogan dan setengah memaksakan kehendak, kesiswaan yang berat sebelah dengan hanya memperdayakan peserta didik sesuai kebutuhan sekolah bukan kebutuhan murid, kepala sekolah yang merasa ahli padahal kurang ahli, yayasan atau instansi yang merasa hebat dalam konsefnya ternyata dimasyarakat pengguna pendidikan tidak memiliki nilai, nilai hanya sebatas di dalam saja baik dan merasa benar, ternyata diluar jauh dari pengakuan tersebut.

adapun pengguna pendidikan adalah mereka masyarakat yang aktif bukan hanya menyekolahkan anaknya saja apalagi kalau hanya bermaksud menitipkan anak karena kesibukan kerja saja melainkan mereka mau memberi dukungan pada program sekolah yang sesekali mungkin terdapat kesalahan atau kekurangan dikarenakan pihak sekolah sibuk didalam ketimbang dimasyarakat pengguna pendidikan, apalagi kalau sampai sekolah membatasi adan melarang para staff gurunya untuk aktif dimasyarakat pengguna pendidikan maka tunggulah saat kecemburuan sosial yang mengarah pada kemandegan sekolah tersebut terjadi karena tiemnya sendiri.

lantas siapakah mereka yang kita nyatakan sebagai penilik pendidikan yakni mereka yang memperhatikan pendidikan dari segi tataran konsef berdasar pengalaman dan hasul penemuan dilapangan atas praktik pendidikan tang terjadi di negeri ini. mereka aktif bukan hanya sekedar berbicara tetapi mereka aktif menawarkan konsef dan terjun langsung kelapangan untuk menyampaikan model pendidikan yang harus dibenahi oleh para pelaku pendidikan dan para pengguna pendidikan.

Minggu, 02 Januari 2011

MILIKILAH DIRIMU

Kejujuran terhadap ekspresi dirimu itu manusiawi...
ingin dilihat...ingin memperlihatkan...ingin menarik...
namun bukan lagi manusiawi bila kau ingin merasakan atau ingin dirasakan...kecuali pada tempatnya...

seperti mudah padahal kau punya benteng yang kokoh...
seperti bisa padahal kau sulit untuk dipermainkan...
seperti biasa padahal kau punya kebiasaan tangguh melawan ketidak baikan...itulah dirimu...

biarkan mereka menelan liur sesering mungkin ...
permainkan mereka yang berfikiran bejat...
buat mereka lelah dan kecewa atas nafsyunya...milikilah dirimu...

KEDUDUKAN CINTA

Cinta...masihkah kau memiliki cinta...
kala diri sudah terasa hampa dari cinta...
hanyalah kata kebencian yang ada pada cinta...

tidak...jangan...katakanlah cinta tetap setia bersama kita...
bila cinta sudah terkikis dan merasa hilang...
maka temukanlah cinta dibalik lubuk hatimu yang tersembunyi dan perlu penyelaman yang lebih dalam...

trauma..kenistaan...persetan dengan cinta...itu hanyalah cercaan smata...
hakikatnya cinta itu indah seindah malaikat penjaga syurga...
cinta itu pembawa masa depan cemerlang...cinta itu kesucian yang utuh pada diri manusia...

rilexlah...ambil udara dari hidung pelan pelan..hiruplah aroma khas cinta yang alami...
keluarkanlah melalui mulut manismu yang jujur terhadap cinta...
nikmati rasa cinta alamimu...

jangan pernah terjerembab pada cinta yang menipu...
cinta semu penoda kasih sayang pengumbar nafsyu rendahan...
stop dan katakan tidak pada gejolak cinta yang kotor...

sesekali berdiamlah sejenak ditempat yang penuh cinta...ya...cinta alami..bukan cinta palsu...
lihat sekitar kita...dengarkan kalimat cinta dari mereka...
suara dedaunan...suara air...suara udara...suara yang bersuara slain dirimu...

mereka punya cinta..padahal mereka tidak terlihat seperti gerak kita...
palagi kita yang sering memperlihatkan roman cinta dihadapan hal layak..
sanggupkah kita membongkar makna cinta...ya..pasti bisa mendapatkannya...

tersnyumlah...smangatlah...bangkitlah untuk dunia cintamu...
raih dan cerialah bersama sjuta cinta...
tataplah bahwa smua pribadi memiliki cinta yang tinggi...

jangan terlalu kaget dengan fenomena cinta...
kadang terasa indah disisi lain suram...
itu smua adalah kelengkapan cinta ke arah pencapaian cinta yang sejati...

Senin, 27 Desember 2010

NASIHAT TERAKHIR AYAHANDA

Rabu Kau mulai shoum...sebelum shubuh...
tak ada makan...minum...bicara...
hanya gerak isyarat dan suara nasihatmu yang ada...

sungguh Ayah benar...baik...sholih...bisakah anakmu ini meneladani kesholihanmu...
kamis Kau masih shoum ...
jum'at...sabtu ...Kau masih shoum...

ternyata hari ahad pukul 12.00 malam Kau mentuntaskan shoummu untuk slamanya...
suara nafasmu kini melaun...melaun...melaun...
dan akhirnya Kau tanpa suara sedikitpun...

kuraba wajahmu...dadamu...tanganmu yang dulu kekar kiniterkujur kaku...
ternyata kau telah berpulang pada Yang Maha memiliki Kekuasaan..
kau telah menghadap Allah untuk menerima kasih dan sayang-Nya...Aamiin...

kesedihan memang ada...kehilangan memang terasa...
namun sampai detik ini kami merasakan selalu kehadiranmu...
atas jasa dan nilai prilakumu kami rasakan seakan kau tetap hidup...

hidup pada nilai dan karakter hidup kami...
ada dalam aktivitas kami...
terasa dalam kesenjangan kami dari peristirahatan hiruk pikik hidup menuju kehidupan yang abadi..

selamat jalan menuju sayangnya Allah pada ayahanda...
kami pasti akan menyusulmu...
berilah kami ridhla serta rohmat-Mu ya Robb...

Wajah Pendidikan

Meniru konsep...
meniru Kata-kata...
Meniru untuk diakui pribadi...

aku hebat...
aku sudah belajar...
aku sudah layak menjadi ahli pendidikan...
yang laen mesti banyak belajar...

benarkah kau begitu...
bohong...kau belum layak atas kesombonganmu itu...
semua selain dirimu merekalah yang sudah layak..
mereka sudah banyak belajar


pendidikan itu murni...lepas...tuntas...berbekas...
lepas dari semua kepentingan tanpa kecuali partai...
tuntas tidak ada tugas yang dipersulit...
berbekas positif pada pendidik...peserta didik dan pengguna pendidikan...

pendidikan itu terjaga dari semua penyelewengan kemurnian pendidikan...
pendidikan itu tidak boleh kotor dan tidak harus dikotori...
pendidikan itu pengakuan bukan pelabelan...
pendidikan itu untuk para aktivis yang elegan dan penuh semangat gerakan..

pendidikan itu adalah pengamanahan total yang terkendali...
pendidikan kerja sama pelaku pendidikan dengan pengguna pendidikan yang selaras...
bukan pendiktean yang menyetir kendali pelaku pendidikan...
pelaku dan pengguna punya satu batas yang tidak saling measuki ataumenabrak satu sama lainnya...

Jumat, 05 November 2010

A55Z

Perjalanan malam itu...
kumemaksamu tuk mengantar sampai depan pintumu...
entah kau tahu apa tidak tentang aku...

perjalananpun terjadi...kau jalan begitu cepat bagai dikejar srigala...
padahal aku ada bersamamu...seakan kau jalan sendiri...
tak mengapa aku terus berjalan...

malam yang gelap...akhir aku pulang menjajap paksa dirimu...
aku tak berani meneruskan pulang...
tak jauh dari rumahmu ku menghampiri masjid al hidayah..tuk tidur didalamnya...

tidurlah aku dengan sejuta gigitan nyamuk nan ganas..
begitu shubuh tiba aku dibangunkan oleh ta'mir masjid itu..
sholatlah aku bersama mereka...

setelah itu akupun pulang berjalan kaki menuju depan...
seketika itulah hilang sudah jejakmu...
sering kusengaja melewat kedepan rumahmu..

ketidak beranianku tuk mengetuk pintumu...
sering kutitip kartu nama ke anak disana untuk mu...entah sampai apa tidak...
sehingga walau kusengaja menyempatkan waktu untuk melihat kerumahmu aku tak berani tuk singgah...

waktu terus berjalan..detik....menit....jam...hari...pekan......bulan...tahun...
kucoba lewat fb...ada namamu kudapat...namun tak kunjung kau balas fb ku...
baru kmarin kau ada jawaban itupun memilukan ternyata kau berada jauh nan disana...dinegeri orang...

Kubangan Itu

Terasa Jarak Ini makin dekat...
denyutan nafas yang tergerak dari jantung yang kian hari kian berdenyut cepat..
secepat kilat segemuruh halilintar...

sungguh kulihat...kurasakan...lelah sekali....
kau tampak kurus kering kerontang...
rasa haus yang menjalar pada ketidak berdayaan...

yanda ma'af nak kini banyak terlena...
nak tahu yanda sakit tapi...nak jauh nan disana tanpa disamping yanda...
yaa Robb kepada-Mu kuserahkan smuanya...

MIMPI ITU..

"Nak Tolong Malam Ahad jangan pergi kemana-mana Yanda hendak pamit" ...
malam ahadpun tiba... maghrib...isya...larut malam...ntah knapa ku tak bisa tidur...
seketika jam menunjukan pukul sebelas lebih lima puluh malam hari ...

suara itu makin laun..laun...laun..kuanggap itu hal biasa yang terjadi pada Yanda tercinta...
namun...Bunda yang shobar mendampingi Yanda dipembaringan memanggil...manggil...
serentak ku temui...apa yang terjadi.... " Semua Yang Berasal Dari Alloh Akan Kembali Kepada Alloh"..

Kini aku hanya bisa meratapi atas ketidak pedulianku pada situasi itu...
situasi dimana Yanda memberi sinyal...sungguh nak seorang yang merugi dan lalai...
Selamat Jalan Yanda...Smoga Yanda ada dalam Ridhlo serta Rohmat dan Kebahagiaan dari Alloh...

Yanda...kami pasti menyusul Yanda..smoga kami menjadi anak-anakmu yang sholih sholihah...
Selamat Jalan Yanda...Figurmu sungguh mulya dimata kami....
Ya Robb ampunilah yanda terimalah iman islam dan amal Yanda juga kami semua...Aamiin...

Rabu, 06 Oktober 2010

Bunda Ya Yanda ku

Tidurlah kau disana dengan nyenyak nan pulas...
jangan kau bayang nakmu nan jauh di sana...
nakmu bisa menjaga diri..jagalah kondisimu wahai Bunda Ya Yanda ku..

kak mafkan dik atas sikap slama ini...
dik tak pulang bantu kak merawat Bunda dan Yanda...
dik sebenarnya rindu..namun...dik inilah adanya...

biar air mata ini terurai membasahi bumi...
kini kedua anakku terngah berbaring kesakitan...
dan kini Bunda Yandakupun tengah berbaring merasakan rasa yang tiada ujung...

ya Robb...kami yakin atas pemberian-Mu...
kami syukuri atas semua ini....bila boleh meminta kepada-Mu...
berilah kami yang terbaik..yang dapat kami terima sesuai dngan kadar kemampuan kami...

kami yakin...kami bisa meneroma ini semua...
Kau baik pada kami...
terimakasih atas perhatian-Mu pada kami ya Robb...

Senin, 04 Oktober 2010

mujahidku

kini kau terbaring lemas dikamar yang sesak penuh sesama nasibmu...
bahkan didekatmu semalam pulang dipanggil Sang Punya Kuasa...

senyummu yang manis entah kemana...
kalian adalah dambaanku...kini kalian semua ada dalam pembaringan dan rasa yang sama...

orang seperti kita pantas ini semua...rupanya kita tidak boleh sakit...
sakit itu untuk orang kaya...

ma'afkan kami nak...
hanya ini yang bisa kami berikan untuk kalian...

kami lalai untuk kalian...
kami dustai kalian....

yanda yang seperti ini ma'afkan nak...
bunda yang apa adanya ma'afkan nak...

kala hati harus menjerit...maka pinta kami hanya kepada-MU...
kami muak dengan janji para tukang janji...para penentu prosedur yang ngawur...

Senin, 09 Agustus 2010

BANGUNLAH SAYANG

Tidurmu yang indah....berselimut tabah berbaju kain kapan..berbantal tengkorakmu...
tidurmu hanya sesaat...kelak kau akan dibangunkan paksa...
kau bangun untuk menuju padang mahsyar...
berkumpul...bersatu dengan yang lain...semua manusia bersatu padu...

kau tidak berbusana...kecuali diberi busana...
kau kan melihat film rekaman masa hidupmu...
kau tak bisa mengelak...berbohong...kau bisu...
semua akan bersaksi kecuali mulutmu kan dikunci karena kau sering berbohong di dunia...


GUNCANGAN ANAK MANUSIA

Mata memandang hampa penuh kedebaran kecamuk jiwa...
raga yang tiap hari dibalut kosmetik kesombongan kini bergetar...
telinga hancur mendengar suara menggelegar yang dasyat...

 kini...angin kencang bertiaup menyapa seluruh isi dunia...
anak manusia berlari ingin selamat...tidak...
bumi mengelurkan seluruh isinya bagai kapas yang berterbangan...

adakah jiwa yang selamat...adakah raga yang sombong...
semua takut....semua merasakan...semua tak berdaya...
disekap...diusir...dihancurkan...ditiadakan...dipindahkan kealam sanah...

 kapan waktunya tiba itu...kapan dunia bosan dengan kita...benarkah itu kan terjadi...
saat ini...waktu ini....benar...dunia kan mengalami kehancuran yang dasyat...
cukup dengan suara terompet malaikat...maka semuanya hancur tanpa kecuali...

hidup yang sesaat ini....
benapaslah selagi bisa menghirup udara dipagi hari...siang hari...malam hari...
sebelum pagi...siang...malam itu semua sirna dari jidup kita...

 tarikan napas untuk taat kepada Allah...
hirupan udara segar untuk beribadah kepada Allah...
hidup untuk mengabdi sepenuh hati dan semua amal serta tumpahan pikiran hanya kepada Allah...

KAU YANG INDAH

Kau yang ada di sanah...kini kau nampak mendekatiku...
 wahai rembulan yang terus bersinar...sinarmu redup nan indah seindah wajahnya...
wajahmu indah...anggun...lugu...ceria...wahai wajah yang lama tak bertemu...

 ya...Ramadhlan...wajah berserimu kini mendekat dan hendak kudekap...
aku rindu...aku sayang...aku akan menemanimu...
sebelum kau datang kan kupersiapkan...sudah kau ada kan kudekap..dan kulepas dengan sejuta kedekatan...

tiada hari-hari terindah kecuali dekat bersamamu...
kau adalah impianku...dambaanku...tujuanku..waktuku...untukmu...
ku slalu merindukanmu tuk tetap dekat denganmu...

sudikah kau sejenak memasuki rumahku...
kau tamuku yang selalu kutunggu dan ku undang...
kau adalah rajaku yang teragung...yang kudamba sepanjang hayat...

 kau adalah hari penentu antara sukses dan hinanya hidupku...
kau adalah pemutus kehidupanku yang mulya kelak...
kau tetap milikku slamanya...

Kamis, 05 Agustus 2010

NEGERI SEMU

Seperti hebat....
seperti mahu...

 seperti modern...
seperti meningkat...

seperti sesepertian...
sepertinya begitu...

 sepertinya jujur...
sepertinya adil...
sepertinya tegas...

 tipudaya...
memperkaya pribadi dan keluarga serta rekan...
bukan untuk rakyat...

DASI ITU

Lama ku berkelana dalam geliat dunia pendidikan...
tingkat demi tingkat pendidikan kini ada...

 berbagai lebel sekolah sudahlah lengkap kini...
terpadu...unggulan...plus...akreditasi...nasional..internasional...dan lainnya..

 adakah fakta nyata prestasi pendidikan dari itu semua....bohong...hampa...
 kedok-kedok pendidikan merajalela disetiap instansi dan sistem...

 ceritanya gratis...murah...bermutu...nyatanya...mahal...bayar....terpuruk...
jangan bicara unggul ...terpadu..plus...standarisasi...nasional...internaional...

 buktikan dulu...pendidikan ini bisa untuk bangkit dan terasa di masyarakat...
bukan membodohi masyarakat...masyarakat udah pintar kon...stop pembodohan...

 hebat katanya kami berdasi..bersepatu...berseragam...
hebat di mana....disitu...ah tidak hebat...jelek...jelek...jelek...

 hebat itu adalah berprestasi...beraqidah...berkarya nyata...
hebat itu adalah masyarakat yang berbicara...bukan pemangku kepentingan pendidikan...

SERAGAM JALANAN

Kau seharusnya berdiri tegap disana...
mengatur lalu lalang kendaraan untuk berjalan lancar...
peluitmu yang kencang bersuara...untuk rakyat yang setia membayar pajak kendaraan...
bukan untuk menarik pajak dijalanan karena lupa atau kesengajaan...

 seragam yang lekat pada tubuhmu wahai aktivis jalanan...
entak kau berbapak..beribu atau tidak...
makan...minum...tidurmu dijalanan...
kau lebih bertahan ada dijalanan dengan seragammu yang penuh makna...

 lihatlah mereka wahai bapak..ibu yang berseragam lengkap...
bisakah kau bertahan seperti mereka...
memungut..mengais..menggendong uang atas jerih payah yang wajar...bukan hasil kurang ajar...
mereka ada jauh sebelum kehadiranmu wahai bapak ..ibu yang berseragam...

 saudaraku...teruslah berjuang untuk berjalan dijalanan nan penuh teka-teki hidup...
esok hari depan cemerlangmu ada menyambutmu...
namun...jangan kau lupakan jalalan...jangan sampai jalan dikuasai oleh seragam yang bukan jalanan..
seragammu pantas untuk di jalan...bukan seragam seperti yang lengkap ada disanah..

 

Rabu, 04 Agustus 2010

KERTAS ITU

Kutulis lewat kata nan makna semu...
kukirim lewat jalan ngigau nan mimpi...

 marah...mukamu memerah...
terdengar suara akh..dan rek..

 kau benar...
kau adil....

 harus begitu...
itulah kebenaranmu...

KEHADIRANMU

Teka teki hidup menyelimutiku dalam setiap detik dan tarikan nafasku...
 gambaran gelombang memori masa yang sirna kini muncul entah kenapa...
 begitu cepat itu muncul seakan mengatakan kepada kau memiliki jejak dan langkah yang harus diteruskan...

 namun...kusadari makna hidup yang ada kini...
 ini bukan mainan...ini adalah amanah dari titah jalan hidup sebelumnya...
 kurebahkan semua niat buruk yang menghantui alam bawah sadarku...seraya ku pandang siapa diriku...

 tampak bayang bayang semua bekelit didepan mataku...
 ia ada dan muncul dalam hidup yang terprogram ini...
 kuyakin program ini adalah imbas dari sang sutradara yang sebenarnya yakni...ALLAH...

 kuterima kenyataan hidup ini...kumiliki semuanya...
 dan ku bawa hanya mereka yang mau aku bawa kehadapn-Nya...
 jangan....aku takmau kau ada dalam hidup bayangan semuku...

 kau adalah jelmaan atas rasa yang pernah aku rasakan...
 kini kau ada dalam kebersamaanku..kau ada pada dirinya..kau tetap bersamaku...
 dalam jiwa dan raga yang kini ada bersamaku...

 pandanglah masa depan yang ada dihadapanmu...
 raihlah segala apa yang ingin kau raih...
namun...ingatlah sesuatu ada batas dan ketentuan antara yak baik dan yang buruk...

 kedewasaan sikap yang kini hadir dari sinar wajahmu...
ku syukuri kau bisa untuk dewasa...
kuyakin kau akan hadir bersama pilihanmu yang bisa menghadirkan semua mimpimu...

 tak usah kau berenung tentang ini...
berenunglah kau bisa hadir menghiasi dunia nan indah ini bersamanya yang kau pilih...
pilihan itu adalah pandangan hidup..dan disetiap gerak hidupmu tetap ada makna itu...

sekali lagi jangan mengkerutkan keningmu...kau tahu ini lelucon...
 keseriusan hidupmu jangan kau nodaio dengan lelucon yak tak bermakna...
lupakanlah dan ini sekedar rumor biasa yang tak memiliki makna bagimu...

JEJAK INI

Gerbang menuju curahan cinta kini terbuka lebar...
 berbondong orang ingin masuk dan memasukinya...

 berbondong pula orang enggan untuk masuk dan malah menjadi petaka...
takut...tak bebas...terpenjara dan tak menyenangkan...

 hanya orang yang memiliki keyakinan mendalam mereka rindu pada gerbang ini...
 dimana semua segi hidup bernilai dan bermakna ganda...

 Ramadhlan wahai Ramadhlan...masukan aku kegerbangmu...
 berilah aku setes iman sesuap ketaatan untuk memasuki Ramadhlan-Mu...

 banyak saudara kami yang Engkau panggil sebelum Ramadhlan tiba...
 sungguh kami berharap beri kami kesempatan tuk Ramadhlan kali ini...

 kami ingin lebih dekat dengan-Mu...kami ingin Engkau sucikan...
 kami ingin lebih fokus dekat dengan kasih dan sayang-Mu yang hakiki...

 kelelahan hidup selama ini...kami jalani dengan penuh rasa penerimaan pada-Mu...
 Kau telah memberi kami bekal hingga Ramadhlan ini Kau berikan pada kami...

 wahai ramadhlan...sudikah kau menerima kami yang penuh dosa dan noda ini...
 adakah kata ma'af dan permaklumanmu pada ku...

 ku yakin kau mau menerimaku untuk menggapai cinta...kasih..dan sayang didalammu...
 ku yakin kau mau menerima kata ma'afku yang penuh salah...noda dan dosa ini...

 terimalah diri ini wahai ramadhlan...ku yakin Allah mengijinkanmu untuk menerimaku...
 aku ingin tenggelam bersama cintamu pada-Nya...

Sabtu, 24 Juli 2010

KAU

Kau terdampar di sini...
hendak kemanakan arah layarmu...
 akankah kau terus berlabuh...
 cukupkah tempatmu dimana engkau terdampar...

 waktu itu masih ada...
kesempatan itu masih ada...
ayo  bangkit dan melangkahlah...
kau punya kepiawaian...

 tegur sapa telah kau dapatkan...
mengertikah dengan teguran...sapaan...itu...
 sungguh waktumu sia-sia...
 kau labas tanpa menghiraukan tanda itu...

 kau punya mereka...mereka ada bersama kebaikanmu..
 bisakah kau dulu yang baik...
 ataukah kau pura-pura baik...
 lihat hatimu...matamu...senyumu...kalimatmu...pribadimu...

kini kau tinggal melangkah...
kini jalanmu sudah terlampau jauh...
kembali...segera...kau bisa...
 kesucian...itulah seindah pribadimu...hanya kesucia seluruhnya...

 *****************************************************************************

 KAU YANG KUCARI

 Dimanakah keberadaanmu wahai impianku...
dilibuk relung hidup manakah bisa kutemukan kau...

 aku rindu akanmu...
diriku sudah gersang dimakan api dosa dan noda...

 kuyakin kau ada dekatku...
 kuyakin aku bisa mendapatkanmu...

 munculah..berilah aku jalan...
 berilah aku batu loncatan...

 mimpi demi mimpi aku raih..
 apakah kau jauh...tidak ...kau dekat...

 segera aku akan kembali padamu...
 kau hilang dariku hanya sejenak...ya...sejenak...kau miliku...slamanya...

 ******************************************************************************